Terminologi Lalat

Lalat (musca) adalah sejenis serangga yang tidak perlu diperkenalkan lagi. Ia tergolong dalam ordo Diptera dan dikenal sebagai satu agen penyebar penyakit, disebabkan cara hidup dan sifatnya yang sering terbang ke tempat yang kotor. Namun begitu, tahukah kita betapa istimewanya ciptaan Allah bernama lalat ini? Menurut definisi Perancis kuno atau mungkin sekarang, lalat adalah sebutan untuk seorang mata mata (spionase) yang dikarenakan lalat bisa hinggap dan hidup dimana saja, baik tempat paling kotor atau tempat paling bersih, di tahun 1970-an lalat membantu para ahli forensik USA dalam memecahkan misteri pembunuhan, dan ribuan lensa pada mata lalat dijadikan inspirasi oleh para ahli Teknologi.

Seperti halnya saya, yang berkesempatan mencoba mengulas semua yang kebetulan melintas di pikiran dan hidup saya.

Saturday, 12 April 2008

Pertemuan tanpa jawaban ...

11 April di Universitas Budi Luhur, saat terjadi pertemuan antara Blogger dan Roy Suryo ...

Saya sendiri ga mengerti, pertemuan yang seharusnya menyelesaikan atau setidak tidaknya memberikan sedikit jalan malah semakin membingungkan, Jawaban dari Roy Suryo yang jawaban khas politisi, muter kesana dan kesini (gila pinter banget kaya sopir bajaj...!!) dan pertanyaan dari Riyo yang keliatannya malah agak grogi, akhirnya malah memberikan pertanyaan baru.

Pertanyaan pertama adalah ya masalah tentang blogger = hacker itu, apasih jawabannya ? kalo menurus saya .. ga ada ...
Pertanyaan kedua adalah kenapa pers yang disalahkan ? Apakah kualitas wartawan Indonesia khususnya Detik.com seburuk itu ? Salah kutip atau membelokkan berita (anggap saja begitu)adalah fatal ...
Pertanyaan ketiga adalah apakah setiap masalah hars ada yang disalahkan .. seperti Blogger .. Hacker .. terakhir Wartawan ..

Akhir kata, pertemuan tersebut memang sedikit membosankan .. tetapi yaa .. apa yang bisa dilakukan ya lakukan dengan yang terbaik dan mungkin itulah yang baru bisa dilakukan, ingat, esok hari akan lebih baik ..

Thursday, 10 April 2008

Perang Terbuka ....

Mungkin ini yang bisa dikatakan dengan perang terbuka, antara Roy Suryo (yang katanya pakar Telematika) vs Blogger. Ini bersangkutan dengan pernyataan pak pakar atas ucapannya yang menyatakan bahwa yang bertanggung jawab terhadap didefacenya web depkominfo dan golkar adalah blogger dan hacker ...

Pertanyaannya adalah kenapa blogger ? Apa yang dibenak bapak yang katanya pakar ini dengan kata kata blogger ? mungkin ini bisa kita tunggu jawabannya besok (11 April 2008)di Universitas Budi Luhur, jam 09.00wib.

Sekarang dengan pernyataan pak pakar ini pada saat acara pertemuan Menkominfo dengan blogger dan hacker di Merdeka Barat, meski ga datang tapi dia tetep bilang kalo ada orang-orang dari komunitas hacker datang tangkap aja, karena bertanggung jawab terhadap mengudaranya foto pak pakar tersebut dibeberapa web, mengapa harus berucap seperti itu ? Main tangkap ? Semudah itu Pak ? Atau bapak akan mengudara lagi ?

Saturday, 15 March 2008

Kok gini sih caranya ....

Wah .... kerja memang diharapkan setiap orang ..
tetapi siapa yang berani kerja seperti ini, yang jelas jangan mikir salary cause minus ....
setelah kontrak pembuatan web untuk suatu organisasi ada terobosan untuk registrasi anggota secara On Line. Dan itu terlaksana dengan beberapa versi (kurang lebih 5x perbaikan ) sekarang udah 95% jadi ....
tapi ternyata sistem yang dibuat belum diikuti SDM yang memadai, jangankan melakukan, sistemnya aja harus dibuatin dan sekaligus ngerjain .. akhirnya kami bekerja seperti staff aja... tiap pagi kerja bahkan sampe malem dan asilnya dari bangun tidur sampe tidur lagi yang dipikir adalah masalah registrasi, terutama pencetakan KTA...
FFUIIIHHHH ......... capek, stres karena kejar target gila (bayangin aja semua target berlabel "sekarang") dan tentu saja pekerjaan yang lain jadi tak terjamah, yah......... yang namanya pekerjaan penuh dengan tekanan, teror, target sinting dst, dsb ...
dan hal itu akan selalu ada seperti halnya terhadap kami, apalagi dengan bau2 ada sedikit pemasukan, wah malah jadi inceran neh....
Tapi tunggu dulu, apakah masih jadi sasaran tuh kalo tau kerjanya kayak orang gila gitu .... kalo mau sih sukur aja, tinggal kita kasih pelatihan terus ambil sana ....
tapi dengan catatan ............ JANGAN NANGIS YA .....

Friday, 4 January 2008

Ramayana Bridge (Situbanda Bridge)

Ramayana Bridge merupakan salah satu “Mysterious Places in the World”. Jembatan purba misterius sepanjang 18 mil (30 Km) yang menghubungkan antara Manand Island (Srilanka) dan Pamban Island (India) ini diperkirakan telah berumur 1.750.000 tahun lebih.
Citra dari Rama Brige sendiri sangat mudah terlihat dari atas permukaan air laut karena letaknya yang tidak terlalu dalam,yaitu hanya tergenang sedalam kira-kira 1,2 meter (jika air laut sedang surut).

Asal dari jembatan tersebut masih merupakan misteri hingga saat ini,menurut tafsiran para ahli,diperkirakan mungkin Ramayana Bridge sangat erat kaitannya dengan Epos terkenal India, Ramayana.
Srilankan Archeology Department telah mengeluarkan suatu statment yang menyebutkan usia Rama Bridge mungkin berkisar diantara 1.750.000 hingga 2.000.000 tahun. S.U.Deraniyagala, Direktur Jenderal Arkeologi Srilanka yang juga merupakan pengarang buku “Early Man and the Rise of Civilization in Sri Lanka: the Archaeological Evidence” mengatakan bahwa peradaban manusia telah muncul di Kaki Gunung Himalaya sekitar 2.000.000 tahun silam,walaupun menurut para sejarawan peradaban paling awal didaratan India adalah peradaban bangsa Ca, hal itu bukan merupakan suatu jaminan bahwa terdapat peradaban yang lebih tua lagi dari mereka sebelumnya.
Para sarjana menaksirkan bahwa mungkin jembatan purba ini dibangun setelah daratan Srilanka terpisah oleh India jutaan tahun silam.

Saat Rama dan tentaranya bersiap-siap menuju Alengka, Wibisana, adik Sang Rahwana, datang menghadap Rama dan mengaku akan berada di pihak Rama. Setelah ia menjanjikan persahabatan yang kekal, Rama menobatkannya sebagai Raja Alengka meskipun Rahwana masih hidup dan belum dikalahkan. Kemudian Rama dan pemimpin wanara lainnya berunding untuk memikirkan cara menyeberang ke Alengka mengingat tidak semua prajuritnya bisa terbang. Akhirnya Rama menggelar suatu upacara di tepi laut untuk memohon bantuan dari Dewa Baruna. Selama tiga hari Rama berdo'a dan tidak mendapat jawaban, akhirnya kesabarannya habis. Kemudian ia mengambil busur dan panahnya untuk mengeringkan lautan. Melihat laut akan binasa, Dewa Baruna datang menghadap Rama dan memohon ma'af atas kesalahannya. Dewa Baruna menyarankan agar para wanara membuat jembatan besar tanpa perlu mengeringkan atau mengurangi kedalaman lautan. Nila ditunjuk sebagai arsitek jembatan tersebut. Setelah bekerja dengan giat, jembatan tersebut terselesaikan dalam waktu yang singkat dan diberi nama "Situbanda". Lalu apa hubungan dengan wilayah di Jawa Timur yang bernama Situbondo ?


Sunday, 18 November 2007

Apa dan siapa Brajamusti

BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka, raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama; Arimba/Hidimba, Dewi Arimbi, Arya Prabakesa, Brajadenta, Brajalamatan, Brajawikalpa dan Kalabendana.
Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah, agak bengis, keras hati dan ingin menang sendiri. Ia sangat sakti. Bersama kakaknya, Brajadenta dan kedua adiknya, Brajalamantan dan Brajawikalpa, ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca.
Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri, berlindung pada kemenakannya, Prabu Arimbaji, putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Dengan bantuan Bathari Durga, Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati, istri Prabu Duryudana, raja negara Astina. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca.
Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca, dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca yang merupakan tamparan hawa panas yang mematikan.